03 Mei 2022

Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Layanan Akses Internet 5G Berkecepatan Tinggi




JAKARTA - Angkasa Pura Airports menghadirkan layanan akses internet 5G di salah satu bandara kelolaannya, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan penumpang, yaitu di layanan data berkecepatan tinggi.

Angkasa Pura Airports bekerja sama dengan perusahaan operator telekomunikasi seluler Telkomsel dengan menghadirkan layanan internet berkecepatan hingga 250-300 Mbps. Layanan 5G di Bandara I Gusti Ngurah Rai ini dapat dinikmati oleh pengguna jasa yang memiliki perangkat gadget dan kartu SIM yang telah mendukung layanan 5G.

Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi. "Dalam momen arus mudik di mana pergerakan penumpang harian di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang cukup tinggi, kami bekerja sama dengan Telkomsel menghadirkan peningkatan layanan bagi pengguna jasa bandara, yaitu dengan menyediakan layanan akses internet 5G," ujar Faik Fahmi. 

"Teknologi ini memiliki kecepatan akses yang jauh lebih cepat dari teknologi sebelumnya, antara lain 4G, sehingga dapat memberikan peningkatan layanan bagi pengguna jasa yang sedang membutuhkan layanan akses internet yang cepat saat di bandara. Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan passenger experience saat berada di bandara," lanjutnya.

Layanan akses internet 5G mulai hadir di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali per tanggal 29 April 2022, serta pada saat ini dapat dinikmati di area gate 3 dan 4 terminal keberangkatan domestik dan area terminal kedatangan domestik. 

Pada saat dilakukan tes kecepatan akses internet, kecepatan jaringan 5G di area gate keberangkatan terminal domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat mencapai kecepatan download hingga 140 Mbps dan kecepatan upload hingga 90,6 Mbps. 

"Ke depannya kami akan terus mengevaluasi layanan ini, serta diharapkan dapat diterapkan lebih luas lagi, baik itu di secara coverage area di Bandara I Gusti Ngurah Rai, maupun di bandara lain yang lokasinya telah mendukung layanan 5G. Tentunya, kami bersama Telkomsel telah mengikuti aturan yang berlaku, utamanya dalam standar keamanan data," tutur Faik Fahmi.

Kembali